7 Tips Ampuh Agar Anak Gemar Belajar

By | April 17, 2020
Spread the love

Siapa pun pasti setuju jika belajar adalah sebuah hal penting yang harus dilakukan oleh anak. Tidak hanya dalam hal belajar untuk sekolah, belajar bisa dilakukan dalam berbagai macam kegiatan sosial. Sayangnya, tidak sedikit anak dengan nama bayi laki laki Islam yang membenci kegiatan satu ini. Bahkan banyak juga yang menangis dan menolak secara lantang untuk belajar di sekolah. Padahal, jika dibandingkan dengan negara lain, jam belajar anak di sekolah Indonesia lebih pendek dari negara Asia lain seperti Cina, Jepang, dan Korea Selatan. Di negara tersebut, kegiatan belajar di sekolah bisa berlangsung selama 10 jam dalam satu hari, belum ditambah dengan les tambahan lainnya yang bisa sampai tengah malam.

Tips Supaya Anak Suka Membaca

Kegiatan belajar yang membosankan dan menyebalkan sebenarnya bisa disiasati dengan cara pembelajaran baru. Tips berikut sangat berguna bagi orang tua yang menginginkan anaknya gemar belajar setiap hari tanpa membuat mereka terbebani.

  • Berikan Tempat Belajar Yang Nyaman

Bagi sebagian besar anak, mereka akan lebih mudah berkonsentrasi jika melakukan belajar sendiri di tempat yang sepi dan tenang. Pasalnya, saat anak belajar bersama dengan teman seusianya, mereka akan cenderung ngobrol dan tidak bisa serius. Oleh karena itu, orang tua perlu membuatkan meja belajar yang nyaman khusus untuk anaknya belajar tanpa diganggu oleh teman-temannya. Meskipun saat dewasa nanti, belajar bersama akan terasa lebih menyenangkan dan nyaman karena bisa bertukar pikiran, bagi anak-anak masih perlu pengawasan untuk melakukan belajar bersama.

  • Belikan Alat Tulis Lucu Untuk Membangkitkan Semangat

Setuju atau tidak, anak-anak akan lebih bersemangat belajar saat mereka memiliki alat tulis favorit yang disukai mereka. Belikan alat tulis sesuai dengan karakter favorit mereka seperti Frozen, Doraemon, atau Toy Story. Alat tulis tersebut akan digunakan saat mereka mulai belajar dan senang saat menggunakannya. Tanyakan anak karakter favorit mereka terlebih dahulu agar tidak salah beli.

  • Temani Anak Saat Belajar

Orang tua memang diwajibkan untuk serba bisa untuk anak-anaknya. Saat di rumah, orang tua harus menjadi guru privat anak dalam belajar dan mengerjakan tugas. Saat orang tua menemani anak mereka, anak tidak cepat merasa bosan dan mengantuk karena suasana yang tenang dan sepi. Sayangnya, tidak semua orang tua berhasil melakukan hal ini dan lebih memilih guru les tambahan untuk datang ke rumah mereka. Para orang tua baik dengan nama bayi laki laki Islam atau tidak, biasanya mengeluhkan anaknya yang tidak bisa diatur saat belajar bersama mereka. Akhirnya, mereka pun memilih guru les untuk membantu anaknya belajar. Padahal, menemani anak belajar juga bisa menumbuhkan kekompakan antara anak dan orang tua.

  • Praktekan Ke Dalam Kehidupan Nyata

Saat belajar tentang pelajaran sekolah, biasanya anak cepat bosan karena selalu terfokus dalam teori. Orang tua bisa menyelingi kegiatan belajar dengan mempraktikkan apa yang telah dipelajari oleh anak. Berbagai praktek pelajaran bisa dilakukan seperti contohnya menggambar pelangi untuk mengenal warna, membuat kubus untuk mengenal bangun ruang, dan memasak air untuk mengetahui proses perubahan bentuk benda. Orang tua juga tidak perlu bingung karena praktek lainnya bisa dengan mudah dicontoh dari berbagai informasi tentang anak di Youtube.

  • Berikan Pujian dan Hadiah

Pemberian pujian dan hadiah perlu dilakukan oleh orang tua sebagai penambah semangat anak untuk gemar belajar. Orang tua bisa menjanjikan hadiah saat anaknya mendapat peringkat lima besar di kelas atau lolos mengikuti sebuah tes. Tentu saja hadiah tersebut bisa sesuai dengan keinginan anak atau juga bisa digunakan untuk sarana belajar selanjutnya. Sedangkan untuk pujian, orang tua tidak perlu terlalu sering melontarkan pujian kepada anak-anaknya. Pujian memang perlu, tapi jika diberikan terlalu banyak akan membuat anak cepat puas dan kurang berusaha lebih keras lagi. Berikanlah pujian secukupnya yang bisa meningkatkan semangatnya untuk belajar dan mencari tahu lebih banyak lagi.

  • Bermain Juga Perlu Saat Belajar

Saat belajar terutama dengan materi yang cukup sulit, otak anak akan dipacu lebih keras agar lebih banyak memahaminya. Akan tetapi, belajar terus menerus tanpa jeda juga mengakibatkan stress pada anak. Berikanlah jeda waktu 5-10 menit saat anak terlihat kelelahan dan pusing saat belajar. Jangan terlalu banyak memaksa mereka untuk belajar mengingat kapasitas otak anak dalam menyerap pelajaran juga berbeda antara satu dengan lainnya.

  • Jangan Terlalu Fokus Pada Nilai

Bagi sebagian besar orang tua dengan nama bayi laki laki Islam, seorang anak dianggap pintar jika memiliki nilai sempurna di setiap mata pelajaran. Padahal, nilai hanya salah satu tolak ukur dalam penilaian saja. Kunci utama pembelajaran adalah anak paham sebab akibat dari sebuah pembelajaran dan bisa menerapkannya di pelajaran lain.