Pentingnya Storytelling dan Read Aloud Untuk Anak

By | March 1, 2020
Spread the love

Di tahapan emas anak-anak, belajar adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan untuk menambah pengetahuan awal mereka. Anak-anak tentunya memiliki rasa keingintahuan yang sangat tinggi. Sebagai orang tua, maka sekiranya sangat penting untuk memberikan informasi yang sesuai dan mudah dimengerti oleh anak-anaknya. Salah satu belajar bersama anak yang bisa diterapkan di rumah adalah dengan storytelling dan read aloud.

Storytelling atau mendongeng adalah salah satu kegiatan rutin yang bisa dilakukan sebelum tidur. Sedangkan read aloud adalah membacakan cerita dengan suara yang jelas dan keras. Kedua istilah ini memang hampir sama karena sama-sama diartikan sebagai membacakan cerita.

Manfaat Story Telling yang Jarang Diketahui

Kegiatan storytelling sangat bermanfaat untuk tumbuh kembang anak dan juga menambah informasi lewat cerita yang orang tua sampaikan. Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk memilih bacaan yang tepat dan bermanfaat sebelum memulai aktivitas ini. Ada beberapa poin penting story telling bagi anak, manfaatnya juga sangatlah beragam dan sangat positif, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Mengajarkan Anak Untuk Fokus

Saat orang tua mulai membacakan cerita atau dongeng, anak-anak diharapkan untuk selalu fokus kepada apa yang kita ceritakan. Fokus dalam hal ini tidak harus selalu dengan duduk diam saja, namun juga bisa dilihat dari cara mereka merespons cerita kita. Hal ini selanjutnya juga bermanfaat saat anak sudah mulai masuk ke usia sekolah. Mereka juga akan lebih fokus untuk mendengarkan pelajaran dari guru mereka. Oleh sebab itu, story telling atau read aloud sangat dianjurkan sebagai langkah awal pra sekolah.

  1. Menambah Pengetahuan Anak Melalui Cerita

Seperti yang kita tahu, buku adalah jendela dunia bagi siapa saja yang membacanya. Bagi orang tua, buku bisa membuat kita tahu pengetahuan yang baru, sedangkan untuk anak, buku bisa membuat mereka mengetahui yang belum pernah mereka tahu sebelumnya. Dalam story telling atau read aloud, buku dongeng dengan cerita lokal biasanya memuat banyak informasi tentang asal usul daerah. Dongeng juga mempunyai nilai moral yang bisa kita sampaikan langsung ke anak. Dengan demikian, tidak hanya informasi tentang suatu dongeng atau asal-usul saja, tapi anak juga bisa mencontoh perbuatan baik yang diceritakan dalam sebuah dongeng.

  1. Melatih Indera Pendengar Anak

Saat membacakan cerita melalui story telling atau read aloud, anak-anak dimaksudkan untuk bisa mendengarkan alur cerita dan adegan-adegan yang dibawakan oleh tokoh. Saat membacakan suatu percakapan antar tokoh, orang tua bisa mengganti nada suara dari satu tokoh dengan tokoh lain. Misalnya, suara berat untuk monster, dan suara melengking untuk peri. Hal ini agar anak bisa membedakan siapakah yang sedang berbicara dan terlibat dalam percakapan tersebut.

  1. Membuat Anak Untuk Berimajinasi

Saat mendengar, otak anak menerima informasi dari bacaan melalui pendengaran mereka, kemudian mengolahnya di dalam otak. Otak mereka pun akan membuat refleksi atau gambaran sesuai dengan apa yang mereka dengarkan. Imajinasi mereka pun beragam dan berbeda antara satu dengan lainnya. Jika dibandingkan dengan menonton serial film di tv, mereka memang sudah diberikan gambaran tentang suatu kejadian secara real atau nyata. Namun saat mendengar cerita, mereka mengolah cerita itu sendiri sesuai dengan apa yang mereka bayangkan. Tidak sulit untuk para orang tua untuk melakukan kegiatan ini bersama anak-anak mereka di rumah.